Bencmarking SPMI dengan Badan Penjaminan Mutu Universitas Islam Malang
Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Nahdlatul Ulama Blitar (UNU Blitar) melakukan kegiatan Bencmarking SPMI dengan Badan Penjaminan Mutu Universitas Islam Malang yang dilaksanakan pada hari Selasa, 7 Maret 2022 di Ruang Sidang BPM Unisma. Kegiatan ini dihadiri oleh Prof. Dr. Ir. Mahayu Woro Lestari, M.P selaku Kepala Badan Penjaminan Mutu Universitas Islam Malang, serta seluruh Kepala Bidang di Badan Penjaminan Mutu Universitas Islam Malang. Selain itu, tim dari Lembaga Penjaminan Mutu UNU Blitar diikuti oleh Bapak M. Helmi Hakim, M.Si selaku Ketua Lembaga Penjaminan Mutu UNU Blitar, Ibu Rachmadania Akbarita, M.Pd. selaku Kapala Pusat AMI, Bapak M. Arifin, M.H. selaku Kepala Pusat Akreditasi, dan Ibu Reni Maisatus Sagita, M.Pd selaku Kepala Pusat Layanan Mutu.
Pada kegiatan Benchmarking SPMI ini Prof. Dr. Ir. Mahayu Woro Lestari, M.P menjelaskan tentang PPEPP, dokumen SPMI yang ada seperti Kebijakan, Standar, Manual, dan Formulir, serta unsur-unsur pada standar SPMI yang dibuat serta keterkaitan antara standar satu dengan yang lainnya.
Kepala BPM Unisma melanjutkan bahwa pentingnya pelaksanaan SPMI dalam meningkatkan mutu perguruan tinggi, terdapat 24 Standar minimum yang harus ada pada perguruan tinggi yang terbagi atas 8 Standar Nasional Pendidikan, 8 Standar Penelitian, dan 8 Standar Pengabdian Kepada Masyarakat. Selain itu, di dalam standar harus terdapat visi misi di awal pernyataan standar.
Setelah Kepala BPM Unisma menyampaikan materinya maka dilaksanakannya diskusi atau tanya jawab, dalam kesempatan ini ada beberapa pertanyaan yang ada dari Ketua Lembaga Penjaminan Mutu UNU Blitar seperti metode penomoran standar, pelaksanaan AMI seperti apa, hingga Monev yang dilakukan oleh GKM. Pada kegiatan banchmarking LPM UNU Blitar dengan BPM UNISMA, menjelaskan tentang dokumen SPMI yang ada seperti Kebijakan, Standar, Manual, dan Formulir. Audit Mutu Internal dan Rencana Tindak Lanjut (RTL) serta unsur-unsur pada standar SPMI yang dibuat serta keterkaitan antara standar satu dengan yang lainnya. Selanjutnya, dilaksanakan diskusi antara LPM UNU Blitar dengan BPM UNISMA dan hasil dari kegiatan ini dapat berguna dalam pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di Universitas Nahdlatul Ulama Blitar.